Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Berfikir Untuk Berdzikir

Gambar
Berfirman Allah sang maha agung : “berjalanlan di bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan(makhluk), kemudian Allah menjadikan kejadian yang akhir.” “sungguh Allah mahakuasa atas segala sesuatu”  sebagai kalimat penutup yang membungkam argumen protes akan keajaiban yang mustahil bagi jangkauan kita. “berjalanlah di bumi”  kata Allah, terlalu banyak ayat ayat keagungan Allah yang luput dari panca indra kita, padahal tanda tanda yang bertebaran itu Allah jadikan mudah bagi kita untuk mencerna, mengamati dan berfikir tentang hal tersebut. Mulailah kita melihat betapa proses alam yang terjadi tak terjadi begitu saja, ada kekuatan maha agung yang mengaturnya. Mulailah kita perhatikan betapa langit luas yang kita lihat, betapa bumi yang terhampar, betapa gunung gunung yang tinggi besar menjulang memiliki hak cipta dari pencipta yang jauh lebih keren dari banyaknya hal keren yang kita lihat didunia ini. Allah ingin kita lihat, bukan untuk pamer t...

Pencari Khusyuk

Gambar
Suatu waktu ada seorang pemuda yang melaksanakan sholat maghrib di surau desa, tak biasanya dia ikut jama’ah di surau tersebut. Sesaat setelah takbir permulaan sholat, ia mulai tenggelam dalam khusyuk, alunan suara imam membaca Alfatihah terdengar begitu indah seolah-olah ia baru pertama kali mendengarnya. Ia merasakan ketenangan yang manis, ia merasa damai. Setiap gerakan sholat ia rasa makin mendekatkan hatinya pada ilahi rabbi.. Setiap lafaz-lafaz dalam gerakan shalatnya semakin menundukkan jiwanya pasrah pada keilahian tuhan semesta alam, ia menitikkan air mata pada ketenangan yang membius. Setelah shalat berakhir, dia merasa seperti manusia baru, hati dan jiwanya benar-benar tenang.  “baru kali ini aku shalat sekhusyuk ini” ucapnya dalam hati dan bertekad untuk selalu merasakan ketenangan yang mendamaikan itu. “sebentar isya aku harus shalat disini lagi” mantapnya dalam hati. Singkat cerita azan isya berkumandang, pemuda tersebut benar-benar mendatangi surau t...

Kaaffah Or Never

Gambar
"Berfikir untuk bisa menjadi sholih dan tak apa sekali sekali bermaksiat adalah contoh nyata dari kebodohan"  . Ia mengira ketika sholat 5 waktunya tertunaikan, sholat sunnah dhuhanya ia wajibkan, bahkan sholat malamnya ia terapkan lantas tak apa sedikit ada selingan di tengah-tengahnya. Ia berdoa di malam hari,  “Allah.. genggam hatiku, hatiku hanya untukmu, bantu aku tidak goyah, kau tau aku lebih mencintaimu." Hari harinya pun terasa membahagiakan baginya, ia memetakan banyak waktu disiang dan malamnya, dia menyusun rencana harian sedemikian rupa, ia membagi porsi ibadahnya lebih banyak, itu yang utama katanya, jadi waktu dengar musik dan nontonya hanya benar benar di beri waktu seujung kuku. “aku mendengar sedikit musik, insyaAllah Allah tau hatiku lebih berpihak kemana.” Katanya, dan ketika nonton pun ia berkeyakinan seperti itu, ia lupa bahwa Allah adalah dzat pencemburu, sangat pencemburu. Waktu semakin berlalu sedang ia meremehkan hal kecil dari sebu...

Memoar Cahaya *Short story

Gambar
left-right Me-Zein _kemarin kita menyulam mimpi yang sama, melukis kupu-kupu indah di kanvas pelangi. Bergelayut riang membisikkan harapan , bersamamu mungkin aku pernah terluka, menemaniku pun kau pernah tersakiti. Tapi satu bagian indah yang akan selalu kukenang dalam ingatan, bahwa hadirmu memberi arti disini_ (Memoar Cahaya. @zzhzein) Pertemuan pertama tak selalu memberi kesan yang manis dalam pandangan pertama. Well .. itu yang kurasakan saat bertemu makhluk ngeselin yang satu ini, setidaknya itu yang aku rasakan 7 tahun yang lalu, penghujung tahun 2011 saat kakiku menapak pertama kali di pondok yang mengantarku melalui masa putih abu-abu. Tatapan mata yang acuh, suara yang melengking teguh dan kerutan yang tak lekang hilang menjadi pemandangan pertama yang kutemui, luntur sudah semangatku berkenalan melihat tatapan gondok dan malasnya. Tapi akhirnya hingga di ujung akhir membersamai kami, dia adalah gadis yang paling lama menemani perjalananku, skenario tuhan telah me...