Memantapkan Ibadah Dengan Ilmu

 



  
Seseorang tak bisa sekedar taat tanpa tau kenapa dia harus taat.
Seseorang tak bisa sekedar ibadah tanpa tau kepada siapa dan untuk apa ibadah tersebut.
Ibadah adalah tujuan penciptaan seluruh makhluk dan memiliki ilmu atas ibadah menjadikan manusia termuliakan dari jenis makhluk lainnya.
Ibadah adalah kewajiban atas makhluk namun tanpa ilmu menjadikannya malas malasan suka suka gue.
Ibadah adalah reflek jiwa yang membutuhkan ketundukan pada kekuatan besar keilahian, dan tanpa ilmu menjadikannya asal tunduk lalu sesat dalam kepatuhan.
Seseorang yang beribadah  dan memiliki ilmunya terlebih dahulu maka ilmunya mengokohkan iman dan taqwanya.
Dan ibadahnya menjadikan penambahan dan penerapan ilmunya tetap lurus.
Berkata kekasih Allah Ibrahim alaihissalam dalam susunan firman yang diabadikan
tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana engkau menghidupkan orang mati”
Firman Allah “belum percayakah engkau?”
“Aku percaya, tapi agar hatiku tenang (mantap)” jawabnya
Lalu Allah dalam ayat yang sama mulai memerintahkan sang khalil agar mencincang empat ekor burung lalu diletakkan masing masing satu bagian diatas bukit.
“dan panggillah mereka” perintah sang pemberi hidup
“niscaya mereka datang kepadamu dengan segera” lanjutnya masih dalam ayat yang sama.
“Ketahuilah bahwa Allah maha perkasa, maha bijaksana” menjadi kalimat pamungkas yang mengakhiri ayat mulia itu.
Siapa yang meragukan ibadah dan keimanan sang khalilullah ibrahim alaihissalam? tapi beliau tetap butuh pengetahuan yang dikonfirmasi oleh mata kepala beliau secara langsung
bukan untuk menentang, menuntut pembuktian tapi meningkatkan pengetahuan yang berdasar keyakinan itu kepada keyakinan yang bersifat ‘ainul yaqin” kurang lebih seperti itu dalam penjelasan imam ibnu katsir rahimahullah
Ibadah menjadikan pemilik ilmu semakin mulia dan penerapannya akan meluas menjadi ladang dakwah. Allahu Akbar
Dan ilmu menjadikan ibadah terasa khusyuk dan manisnya ketundukan dalam menghamba. MasyaAllah
semoga Allah sentiasa menjaga ghirah menuntut ilmu kita.

Penulis : Normayunita


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kaaffah Or Never

Pencari khusyuk